Kamis, 17 Desember 2009

Muharram 1431 H

Di penghujung bulan Dzulhijjah 1430 H
Telah banyak amal perbuatan 'baik atau buruk'
Qta mesti bersegera tuk bertaubat
Dan memohon ampunan kepada-Nya

Terkadang kita terlena dengan duniawi
Hingga tidak mengindahkan lagi ukhrawi
Sampai membuat Qta buta mata hati dan batin
Hanya karena segelintir urusan sementara

Seiring dengan bergulirnya waktu Ashar menjelang Maghrib
Maka tiba masa pergantian tahun baru Hijriah
Dari penghujung Dzulhijjah 1430 H
Menuju gerbang Muharram 1431 H

Sama-sama berHijrah
Hijrah dari perbuatan buruk menuju kebaikan
Hijrah dari waktu yang disia-siakan
Hijrah dari tempat terpuruk menuju kedamaian
dan Hijrah dari godaan Dunia

Itulah sekelumit hidup di dunia
Belum tentu di akhirat kita selamat
Meski bahagia di dunia namun.....
jika di akhirat susah-ranah-duka
Apalah artinya hidup berkalang harta dan cinta


Written By Sahrul
Tgl : 1 Muharram 1431 H
19 Desember 2009 M

Jumat, 11 Desember 2009

Hamparan Lembah Biru

By Informator : Sahrul Djamuddin

Berikut ini adalah gambaran dari sebuah

hamparan langit biru yang tertutup

oleh awan kumulus pecandu Ghost-Sheep

Dan kini saat waktu ubah sosok sang Fasilitator

membuat sang Motivator memulai sepak terjangnya

sehingga waktu kembali beralih melalui Mediator

Membuat para Legislator ikut menyimak

Sampai menua hingga ujung masa dalam genggaman sang Executor

Dalam keadaan tertatih dan lelah... serta kadang terjatuh

Di bawah sandaran sang Diktator

yang coba bangkit terus terbang meraih impian sang Collector

Merebak hari esok bersama sang Magistor

Seiring detak jantung sang Kudetor kembali ingatkan hadirmu

di tahun silam ketika bangkitnya sang Transformator

yang menangis teringat akan Generator lembah biru

mengenang usia yang berkurang terus

Tapi manusia terus tertelan waktu yang terus bergulir

Tak ada yang pernah ingin disesali dalam genggaman sang Khaliqator

Tak ada yang pernah terlekang dari putarannya

Kita semua bergulir di dalamnya kadang tergilas...

kadang pula mengais, meringis lalu menangis...

Semua tercatat dalam catatan usang sang waktu

Yang ditandai hadirnya Kaum Lembah Biru



"01 November 2009"

Informator 4

Selasa, 28 Juli 2009

Semilir FB 'Angin VS Pohon'

DAUN terbang karena ANGIN bertiup

atau karena POHON

tidak memintanya untuk tinggal!!??




Angin bertiup membagi O2-nya

sedang Pohon melepas CO2-nya

ats komando-Nya sang Khaliq

untuk memberi khidupan kpd Alam sekelilingx

Lantunan FB "Pagi VS Shubuh"

Raihlah Senyuman Pagi hari

dan Katakan, " Selamat Datang Mentari,

kami sangat ingin melihatmu"




klw aq sih

ucapkanlah syukur di subuh hari

krn sdh dibngkitkan dari tidur

dan merenunglah sejenak

tuk mengingat-Nya

yaitu hanya kepada-Nya

Allah Adza Wajallaa...

Sabtu, 25 Juli 2009

26 JULI 2009


This time, this night...

I am again alone 2 the remembrance to my birthday party...

N I don't know, why this night must be alone...

Maybe this time I must to introspection my self...

that my age increasingly decrease...

n Praise be to Allah

coz .... I still given have prosperity with freshness n health...


Di saat malam ini...
Saya lagi sendirian memperingati hari ULTAH-Q...
Dan Saya tidak tau kenapa malam ini harus saya menyendiri...
Mungkin saat ini saya harus introspeksi diri...
bahwa usia aQ makin berkurang...
dan Syukur Alhamdulillah
sebab... Saya masih diberikan kesejahteraan serta kebugaran dan kesehatan...



Paradoks Masa Kini

Kita mempunyai gedung yang semakin tinggi,
tapi kesabaran yang semakin rendah.

Jalan yang semakin lebar,
tapi sudut pandang yang semakin sempit.

Semakin banyak membelanjakan,
tapi semakin sedikit yang dimiliki.

Semakin banyak membeli,
tapi semakin sedikit yang dinikmati.

Punya rumah semakin besar,
tapi kehidupan rumah tangga yang semakin terpencil.

Semakin banyak tersedia kesenangan,
tapi semakin sedikit waktu untuk menikmatinya.

Semakin banyak pengetahuan,
tapi semakin sedikit kebijaksanaan.

Semakin banyak para ahli,
tapi justru semakin banyak pula masalah.

Semakin banyak obat,
tapi juga semakin sedikit ketenangan.

Kita memiliki semakin banyak barang dan kepemilikan,
tapi semakin berkurang nilainya.

Kita semakin banyak bicara,
tapi semakin sedikit mencinta dan semakin banyak membenci.

Kita belajar untuk mencari nafkah penghidupan,
tapi gagal menemukan kehidupan.

Kita telah menambah semakin banyak tahun dalam kehidupan,
tapi gagal untuk menikmati kehidupan dalam tahun-tahun yang dijalani.

Kita berhasil pergi ke bulan dan kembali,
tapi masalah untuk pergi ke depan rumah untuk menemui tetangga.

Punya penghasilan yang lebih tinggi,
tapi moralitas yang semakin rendah.

Kita belajar untuk membuat udara lebih bersih,
tapi kita mengotori jiwa kita sendiri.

Kita belajar untuk memisahkan atom-atom,
tapi tak sanggup memisahkan prasangka-prasangka buruk kita.

Kita memiliki kuantitas yang berlimpah ruah,
tetapi kualitas yang semakin langka.

Ini adalah waktu dimana ada orang semakin tinggi posturnya,
tapi makin pendek karakter kepribadiannya.

Keuntungan finansial membumbung tinggi,
tapi hubungan dengan sesama semakin dangkal.

Ini adalah masa kedamaian dunia,
tapi perang dalam keluarga.

Makin banyak hiburan,
tapi makin sedikit rasa kebahagiaan.

Makin banyak makanan,tapi makin berkurang nutrisinya.Ini adalah saat di mana keluarga berpenghasilan ganda,
tapi perceraian di mana-mana.

Makin banyak rumah yang indah,
tapi semakin banyak rumah tangga yang pecah …